
700 Petugas Gabungan Siap Amankan Arus Mudik dan Lebaran di Cilegon
Category: Cilegon Raya Published Date Written by Redaksi Hits: 274
CILEGON, BCO - 700 petugas gabungan yang terdiri dari Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Perhubungan Kota Cilegon, anggota Polres Cilegon, anggota Lanal Banten, anggota Kodim 0623 Cilegon, Dinas Pemadam Kebakaran, PT. PLN UPJ Cilegon, Dinas Kesehatan, mengikuti upacara gelar pasukan dalam rangka operasi Ketupat Kalimaya 2012, di lapangan upacara Mapolres Cilegon, Jumat (10/8/12) pagi.
Dalam upacara tersebut, bertindak selaku inspektur upacara adalah Wakil Walikota Cilegon H.Edi Ariadi, dalam sambutannya mengatakan bahwa mudik adalah salah satu agenda tahunan masyarakat Indonesia yang perlu mendapat perhatian khususnya dalam hal pengamanan.
“Berbagai kegiatan, dan mobilisasi barang dalam jumlah besar, telah berdampak pada dinamika potensi gangguan Kamtibmas dan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas yang harus kita kelola dengan baik. Sesuai hasil evaluasi tahun ini jumlah pemudik diprediksikan mencapai 5,6 juta jiwa. Sementara yang menggunakan angkutan sungai danau dan penyebrangan sebanyak 3,4 juta jiwa. Menggunakan angkutan laut 1,5 juta jiwa dan angkutan udara 3,3 juta jiwa. Meningkatnya jumlah pemudik dalam skala besar tersebut telah menimbulkan berbagai macam permasalahan, salah satunya adalah keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas,” kata Edi Ariadi.
Menurut Edi, berdasarkan hasil analisa dari tahun ke tahun, beberapa faktor penyebab terjadinya kemacetan lalu lintas diantaranya adalah peningkatan volume kendaraan, yang tidak seimbang dengan kapasitas jalan. Penyebrangan jalan, perbaikan jalan serta aktivitas pasar tumpah yang mengambil bagian jalan dan kurang disiplinnya pengguna jalan. "Selain permasalahan tersebut, menjelang hari raya juga rawan terjadinya gangguan kriminalitas baik dalam kwantitas maupun kwalitas seperti kriminalitas jalanan, pencurian kendaraan dan pencurian dirumah kosong juga kejahatan lainnya yang cukup meresahkan, sehingga perlu mendapat perhatian bersama," ungkapnya.
Sementara itu, Kapolres Cilegon AKBP Umar Surya Fana mengatakan, Operasi Ketupat Kalimaya 2012 mengedepankan upaya preventif yang didukung dengan kegiatan penegakan hukum. Hal Ini untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada warga dalam pelaksaaan perayaan Idul Fitri, terutama sebelum dan sesudah hari raya Idul Fitri. “Untuk perumahan perumahan yang ditinggal pemudik tidak begitu masalah karena diperumahan itu sendiri ada piket keamanan, kita akan optimalkan peran Babinkamtibmas. Yang perlu diwaspadai adalah perkampungan yang bukan perumahan, ini yang akan kita data dan sudah dibicarakan dengan RT maupun RW. Kita perintahkan kepada RT untuk mendata yang rumah kosong mana saja, untuk tahun ini kita memerintahkan RT dan RW nya untuk mendata, dan data itu diserahkan kepada Babinkamtibmas. Jumlah kseluruhan personil Polres yang ikut dalam operasi ketupat sebanyak 400 anggota dari 806 total jumlah keseluruhan anggota Polres yang ada, sisanya bekerja seperti biasa,” pungkas Umar. (*)
Penulis
H Sutanto
