Berita Cilegon Online (BCO) - Berita Hari Ini Dibaca Hari Ini

Inul Vizta
Dialog BCO Inside

Operasi Patuh Polres Cilegon, 62 Motor Diamankan

CILEGON, BCO - Satuan Lalulintas Polres Cilegon dalam rangka operasi Patuh yang terakhir sebelum memasuki operasi berikutnya yaitu operasi Ketupat, berhasil menjaring 62 kendaran roda dua, operasi dilaksanakan diĀ  belakang Mako Polres Cilegon, Selasa (17/7/12) sore.

Pantauan Berita Cilegon Online (BCO) dalam operasi tersebut, pelanggaran yang dilakukan oleh pengendara berfariasi, namun pelanggaran terbanyak adalah tidak memiliki surat izin mengemudi (SIM) dan tidak membawa surat tanda nomor kendaraan (STNK), dan para pengendaranya mayoritas pelajar.

Iptu Andhika Aris Prasetyo Kanit Patwal Polres Cilegon kepada BCO mengatakan, operasi Patuh merupakan lanjutan dari operasi Simpatik yang telah digelar beberapa bulan yang lalu. Dan operasi Patuh lebih kepada tindakan hukum yakni pemberian tilang apabila pengendara tidak mempunyai kelengkapan surat-surat terutama disaat musim mudik lebaran.
"Operasi Patuh ini digelar secara serentak diseluruh indonesia," ujarnya disela-sela kegiatan operasi tersebut.

Selaku petugas Kepolisian, Andhika menghimbau kepada para pengendara yang baik, supaya memenuhi syarat-syarat dan kelengkapan berkendara, baik Sim, STNK atau surat-surat lainnya. "Setelah operasi Patuh ini selesai, akan ada nanti operasi lanjutan yaitu operasi Ketupat pada jelang mudik lebaran," pungkasnya.

Erni, warga Kavling blok D, salah satu pengendara roda 2 yang masih duduk dibanku SMP dan terkena razia, kepada BCO mengatakan, dirinya tidak tahu ada razia yang digelar Polres Cilegon. "Saya tidak tahu pak kalau ada razia, makanya saya minta dijemput oleh kakak saya, apalagi saya lagi MOS, kalau naik angkot kan malu pakaiannya kaya gini," ujarnya sambil memperlihatkan seragam SMP yang penuh dengan aksesoris.

Lain Erni lain lagi Samin, pelajar asal Cibeber ini, motor yang dikendarainya adalah motor pinjaman. "Wah gimana ya, motornya ini pinjem sama teman, mana saya gak bawa STNK dan SIM lagi," keluhnya. (*)

Penulis
H Sutanto

Mobile Version | Standard Version
Berita Cilegon Online (BCO)