
Sekolah Al Azhar Syfa Budi Dioperasikan, Investasi Bangunan Rp 20 Miliar
Category: Pendidikan Published Date Written by Redaksi Hits: 463
CILEGON, BCO - Sekolah Al Azhar Syfa Budi yang berlokasi di Komplek Taman Cilegon, Kelurahan Jombang Wetan, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon, resmi dioperasikan. Bangunan sekolah yang merupakan kerjasama Yayasan Izdihar Tsamarah dengan Al Azhar Syfa Budi Jakarta ini berdiri di atas lahan seluas 6.000 meter dengan nilai investasi Rp 20 miliar. Demikian terungkap dalam Grand Opening Sekolah Al-Azhar Syfa Budi, Rabu (18/7/12).
Hadir pada acara tersebut Kapolda Banten Brigjen Pol Eko Hadi Sutedjo, Wakil Walikota Cilegon Edi Ariadi, Ketua DPRD Cilegon Arief Rivai Madawi, Kapolres Cilegon AKBP Umar Surya Fana, Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Cilegon Muchtar Gozali, sejumlah tamu undangan dan ratusan walimurid siswa Al Azhar Syfa Budi. "Di AL Azhar Syfa Budi ini terdapat siswa SD, SMP dan SMA, dengan bangunan fisik 24 ruangan yang terdiri dari 18 kelas, 2 ruangan laboraturium, 2 ruangan kepala sekolah, 2 ruang guru dan sekolahn ini dapat menampung 250 siswa. Fasilitas lainnya yaitu lapangan upacara, lapangan basket standar internasional,” ujar Bambang Mugiharto, Ketua Pembina Yayasan Izdihar Tsamarah, dalam sambutannya.
Dikatakan bahwa untuk tahun ajaran 2012 ini siswa SD ada 70 anak, SMP 15 anak dan SMA 15 anak. "Kami berharap kehadiran Al Azhar Syfa Budi mampu membentuk anak tidak hanya intelektual, tapi juga spiritual. Artinya, kami berharap agar menjadi sekolah yang berprestasi dengan tetap memberikan warna islami di lingkungan sekitarnya,” kata Bambang.
Ketua Yayasan Syfa Budi Jakarta H Maulwi Syaelan mengatakan, kehadiran Syfa Budi sudah belangsung sejak tahun 2000 lalu. "Untuk mengembangkan pendidikan islami kami hadir di Kota Cilegon. Kami tetap konsisten untuk mengembangkan pendidikan antara sains dan tauhid," kata Maulwi seraya menjelaskan bahwa pendidikan Al Azhar Syfa Budi menciptakan generasi muda yang lebih handal dan menanamkan akidah, ilmu pengetahuan dan tekhnologi,nilai nilai kebangsaan.
Sementara itu, Wakil Walikota Cilegon Edi Ariadi mengatakan, pendidikan merupakan suatu hal yang penting untuk melangsungkan pembangunan daerah. "Pendidikan merupakan skala prioritas atau simpul yang sangat penting untuk tercapainya pembangunan masyarakat indonesia seutuhnya. Maka dari itu, keberadaan pendidikan sangat penting. Diera globalisasi semua pihak dituntut untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan peran dunia pendidikan sebagai benteng yang kokoh untuk memaksimalkan sumber daya manusia sangat diharapkan,” ujarnya. (*)
Penulis
H Sutanto







